Sibolga-Tapteng, RealitaIndonesiaNews.site –
Mafia bahan bakar minyak (BBM) semakin marak beroperasi di Sibolga Tapanuli Tengah. Mulai dari cara pengompengan dari mobil tanki hingga modifikasi tangki kendaraan.
Pantauan media di sejumlah tangkahan (tempat sandar kapal nelayan) banyak ditemukan gudang timbunan BBM jenis Solar.
Sejumlah tangkahan yang dikunjungi media ini seperti tangkahan PISI di Pondok Batu, tangkahan Rajali di Jalan Mojopahit Sibolga, Tangkahan Togu dan lainnya.

Ditangkahan PISI ditemukan puluhan tandon plastik diduga berisi BBM Solar yang di simpan di dalam sebuah gudang.
Saat dikonfirmasi media seorang pekerja mengaku kalau minyak tersebut adalah milik AWL seorang pensiunan militer.
“Ini minyak milik pak AWL, kami hanya sebagai pekerja” ujar nya sambil mengatakan jika tokenya tersebut bisany berada di tangkahan Rustam.
Hal yang sama juga di temui di tangkahan Rajali dan tangkahan Togu yang terletak di Jalan Mojopahit Sibolga terpantau dua unit mobil pickup sedang mengantarkan minyak Solar dan langsung dimasuk kedalam tandon plastik yang berada dalam sebuah gudang.
Aktivis pergerakan Sibolga Tapanuli Tengah Henry R yang ikut turun kelapangan meminta agar Kapolres di dua daerah ini agar tidak tutup mata terhadap penyimpangan yang ada.
” Kami minta Kapolres Sibolga dan Kapolres Tapanuli Tengah agar tidak tutup mata apa lagi main mata dengan mafia BBM” ujar nya.
Lebih lanjut dikatakannya, bagai mana mungkin permainan sebesar ini pihak kepolisian tidak mengetahui, maka wajar jika kita curigai jika ada kong kali kong antara Polres dengan para mafia, ujar Henry.(Red)























