KOTA BEKASI – Realita Indonesia News | Aksi berkendara ugal-ugalan kembali memakan korban. Sebuah truk molen Pionir Beton diduga melaju tanpa mengindahkan keselamatan pengguna jalan hingga menyerempet satu unit mobil minibus di Jalan Raya Jatiasih, tepat di depan Pos PAM Polsek Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (tanggal menyesuaikan).
Berdasarkan pantauan di lokasi dan dokumentasi yang diperoleh redaksi, minibus berwarna hitam mengalami kerusakan cukup parah di bagian samping kiri, mulai dari bodi penyok hingga panel pintu rusak. Insiden tersebut diduga kuat akibat manuver truk molen yang melaju tidak terkendali dan ceroboh, meski kondisi lalu lintas saat itu terbilang ramai.
Sejumlah saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa truk beton tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak memberi ruang aman bagi kendaraan lain.
“Truknya besar, jalannya seperti dikejar waktu. Mobil kecil jelas kalah,” ujar salah seorang warga.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, potensi bahaya yang ditimbulkan sangat nyata, mengingat kendaraan berat seperti truk molen memiliki risiko tinggi jika dikemudikan secara sembrono.
Masyarakat mendesak pihak kepolisian dan instansi terkait untuk bertindak tegas, tidak hanya menyelesaikan insiden ini secara administratif, tetapi juga mengevaluasi izin operasional, jam melintas, serta perilaku sopir kendaraan proyek di wilayah Jatiasih dan sekitarnya.
Kasus ini kembali menegaskan bahwa kelalaian sopir dan lemahnya pengawasan bisa berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan publik. Aparat penegak hukum diminta tidak ragu menindak tegas demi memberi efek jera dan mencegah insiden serupa terulang. (red)






















