SIPIROK — RealitaIndonesiaNews.Site – Upaya konfirmasi yang dilakukan tim media Realita Indonesia News bersama Tipikor Investigasi Nasional terkait tindak lanjut surat resmi dari lembaga Pilar Pendidikan kepada SMA Negeri 1 Sipirok menuai kejanggalan. Pasalnya, saat awak media mendatangi sekolah pada dini hari sekitar pukul 11.15 WIB, pihak sekolah terkesan menghindar dan tidak kooperatif.
Kedatangan awak media yang diwakili oleh Hamdan Sihombing dan tim, awalnya bertujuan menanyakan balasan atau tindak lanjut atas surat yang telah dilayangkan secara resmi kepada pihak sekolah. Namun, situasi berubah ketika saat berada di area sekolah, awak media justru bertemu langsung dengan orang yang diketahui adalah Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sipirok.
Ketika ditemui di ruang tunggu, Kepala Sekolah tersebut terkesan mengelak, tidak memberikan jawaban jelas, bahkan mengatakan bahwa Kepala Sekolah tidak berada di tempat. Padahal, secara nyata sosok yang bersangkutan berada di hadapan awak media.
“Kami datang baik-baik untuk menanyakan tindak lanjut surat resmi dari Pilar Pendidikan. Namun yang kami temui justru sikap menghindar dan upaya memanipulasi informasi. Ini tentu sangat disayangkan,” ujar Hamdan Sihombing.
Sikap tertutup dan terkesan berbohong tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan publik, terlebih lembaga sekolah merupakan institusi yang mestinya mengedepankan transparansi, etika, dan contoh moral bagi peserta didik.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak Kepala Sekolah belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan menghindar dan memberikan keterangan yang berbeda dengan fakta yang ada.






















